Cara Mengetahui Derajat Keasaman Dalam Nutrisi Hidroponik

Cara Mengetahui Derajad Keasaman Dalam Nutrisi Hidroponik- Selamat Sore semua Salam Gemar hidroponik, Kali ini saya akan berbagi artikel tentang derajat keasaman larutan nutrisi hidroponik.Pasti dari antara kalian belum tau tentang derajat keasaman atau Ph. Nah langsung saja ke materi.

Derajat keasaman atau biasa disebut PH :

Dalam dunia hidroponik, salah satu syarat untuk menunjang kesuburan pertumbuhan tanaman adalah PH atau Derajat keasaman media tanam dalam kondisi netral. Derajad keasaman terdiri dari 14 Tingkatan mulai dari 0 sampai 14 dengan angka 7 sebagai derajat keasaman netral. Pada angka 7 tersebut, kation H+ ada satu dan sebaliknya anion OH- juga ada satu, sehingga muatan listriknya seri. Di bawah angka 7, jumlah kation H+ bertambah banyak semakin kita bergerak ke kiri, angka pH semakin mengecil dan disebut asam sekali. Sebaliknya, di atas angka 7 jumlah anion OH- bertambah banyak, semakin kita bergerak ke kanan angka pH semakin membesar dan disebut alkalis atau basa sekali.

Untuk mengetahui besaran angka pH kita bisa menggunakan kertas lakmus (ketelitian tergantung kecermatan kita dalam mencocokkan warna kertas dan table warna), atau kalau mau lebih praktis dan teliti bisa menggunakan pHmeter.
Kertas lakmus


PH Meter

Dalam berhidroponik, kita memerlukan angka pH di kisaran 5.5 – 6.5. Di bawah pH 5.5, beberapa unsur akan mengendap dan tidak dapat diserap oleh akar, demikian pula jika pH di atas 6.5 juga akan menyebabkan pengendapan beberapa unsur tertentu sehingga akan menimbulkan defisiensi unsur hara bagi tanaman sehingga tanaman tidak akan tumbuh dengan optimal.

Pertanyaannya adalah bagaimana jika ternyata kondisi larutan pupuk hidroponik dalam kondisi terlalu asam atau terlalu basa? Jawabannya ya harus dinetralkan sampai di pH optimal untuk pertumbuhan yaitu di pH 6.0. Untuk menurunkan pH diperlukan asam anorganik kuat, sebaliknya untuk menaikkan pH diperlukan alkali kuat.

Untuk menurunkan pH kita bisa menggunakan asam nitrat HNO3, asam fosfat H3PO4 atau bisa juga bisa dengan asam sulfat H2SO4 jika kita kesulitan mencari asam nitrat ataupun asam fosfat. 
Untuk menurunkan pH tidak disarankan dengan asam cuka CH3COOH atau asam semut HCOOH karena merupakan asam lemah. Jika kita menggunakan asam lemah ini tentunya membutuhkan jumlah yang banyak dan tentunya akan menjadi mahal. Selain itu jika kita menggunakan asam lemah, dalam waktu singkat larutan akan kembali menjadi basa.

Untuk menaikkan pH kita bisa menggunakan alkalis KOH.

Di bawah ini table tentang hubungan pH dengan kondisi unsur hara yang bisa diserap oleh tanaman. 




Sekian Tentang artikel Cara Mengetahui Derajad keasaman Dalam Nutrisi Hidroponik, Semoga Bermanfaat bagi pembacannya
Share on :
Cara Mengetahui Derajat Keasaman Dalam Nutrisi Hidroponik
Cara Mengetahui Derajat Keasaman Dalam Nutrisi Hidroponik
Reviewed by
Published :
Rating : 4.5

No comments:

Post a Comment